Karakteristik | Inspeksi (1800’s) | Statistical Quality Control (1930’s) | Quality Assurance (1950’s) | Strategic Quality Management (1980’s) |
Fokus | Deteksi | Kontrol | Koordinasi | Dampak Strategis |
Pandangan terhadap Kualitas | Problem untuk dipecahkan | Problem untuk dipecahkan | Problem untuk dipecahkan yang dapat terjadi secara proaktif | Peluang kompetitif |
Penekanan | Produk yang seragam | Produk yang seragam dengan inspeksi minimum | Seluruh rantai produksi, mulai dari desain sampai pemasaran dan kontribusi masing-masing fungsi untuk mencegah kegagalan pencapaian kualitas | Kebutuhan pasar dan konsumen |
Metode | Sistem peneraan (kalibrasi) dan pengukuran | Teknik dan tool statistik | Sistem dan program | Rencana strategis, penetapan tujuan dan memberdayakan kekuatan organisasi |
Peran Ahli Mutu | Inspeksi, menghitung, memilih dan menentukan peringkat | Menyelesaikan masalah dengan aplikasi statistik | Pengukuran mutu, perencanaan mutu, dan desain program | Penetapan tujuan, pelatihan dan pendidikan, kerjasama antar divisi dan desain program |
Penanggung Jawab Mutu | Divisi inspeksi | Industri dan divisi teknik | Semua divisi, meski manajemen puncak hanya sedikit terlibat dalam desain, perencanaan dan penentuan kebijakan mutu | Semua orang dalam organisasi, dimana manajemen puncak memberikan kepemimpinan yang kuat |
Orientasi dan pendekatan | Inspeksi pada mutu | Control pada mutu | Membangun mutu | Mengelola mutu |
Tampilkan postingan dengan label current issue Perkembangan Mutu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label current issue Perkembangan Mutu. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 13 Maret 2010
Empat Era Perkembangan Mutu
Langganan:
Postingan (Atom)
