Sabtu, 13 Maret 2010

Empat Era Perkembangan Mutu


Karakteristik
Inspeksi
(1800’s)
Statistical Quality Control (1930’s)
Quality Assurance
(1950’s)
Strategic Quality Management (1980’s)
Fokus
Deteksi
Kontrol
Koordinasi
Dampak Strategis
Pandangan terhadap Kualitas
Problem untuk dipecahkan
Problem untuk dipecahkan
Problem untuk dipecahkan yang dapat terjadi secara proaktif
Peluang kompetitif
Penekanan
Produk yang seragam
Produk yang seragam dengan inspeksi minimum
Seluruh rantai produksi, mulai dari desain sampai pemasaran dan kontribusi masing-masing fungsi untuk mencegah kegagalan pencapaian kualitas
Kebutuhan pasar dan konsumen
Metode
Sistem peneraan (kalibrasi) dan pengukuran
Teknik dan tool statistik
Sistem dan program
Rencana strategis, penetapan tujuan dan memberdayakan kekuatan organisasi
Peran Ahli Mutu
Inspeksi, menghitung, memilih dan menentukan peringkat
Menyelesaikan masalah dengan aplikasi statistik
Pengukuran mutu, perencanaan mutu, dan desain program
Penetapan tujuan, pelatihan dan pendidikan, kerjasama antar divisi dan desain program
Penanggung Jawab Mutu
Divisi inspeksi
Industri dan divisi teknik
Semua divisi, meski manajemen puncak hanya sedikit terlibat dalam desain, perencanaan dan penentuan kebijakan mutu
Semua orang dalam organisasi, dimana manajemen puncak memberikan kepemimpinan yang kuat
Orientasi dan pendekatan
Inspeksi pada mutu
Control pada mutu
Membangun mutu
Mengelola mutu

Tidak ada komentar: